Stabilitas Keuangan Daerah Sumsel Baik dan Terjaga
Perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan pada triwulan III 2017 terus menunjukan perbaikan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Realisasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan di Triwulan III 2017 sebesar 5,56% lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2017 sebesar 5,26%. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI ke Provinsi Sumatera Selatan.
Hafisz juga menyampaikan bahwa konsumsi pemerintah pada Triwulan III 2017 mengalami peningkatan, akibat adanya percepatan pembangunan proyek infrastruktur pemerintah. Inflasi Sumatera Selatan pada Triwulan III 2017 tercatat sebesar 3,00%, lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi Triwulan yang sebelumnya sebesar 4,31%.
"Stabilitas keuangan daerah di Sumatera Selatan cukup baik dan terjaga, yang tercermin dari indikator stabilitas keuangan daerah Sumatera Selatan, baik rumah tangga maupun korporasi. Indikator Dana Pihak Ketiga (DPK) maupun aset mengalami peningkatan serta kredit masih tumbuh positif walaupun sedikit mengalami perlambatan," ujar Hafisz di Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Jum'at (19/01).
Pada kunjungan kerja tersebut, Komisi XI DPR RI ingin mendapatkan data dan informasi terkini, guna mengetahui gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
"Kami ingin mendapatkan informasi dan gambaran terkait pelaksanaan tugas dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pusat Statistik, Kanwil Ditjen Pajak Provinsi Sumatera Selatan, serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," ujar politisi F-PAN itu.
Hafisz berharap, semua data dan informasi yang didapatkan langsung di lapangan tersebut, dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara khususnya bagi penguatan prinsip good governance. (dep/sc)